Chen Jung-yu, gamers yang meninggal karena kegagalan fungsi organ
Baru saja kemarin saya memposting kabar tentang seorang gamer(walau bukan addict) Cim Stordal remaja 15tahun asal norwegia yang berprestasi, sekarang ada lagi kabar tentang seorang gamer yang sayangnya bukan kabar baik malah kabar buruk untuk para gamer itu sendiri.
Chen Jung-yu pria berusia 23 tahun asal Taiwan, ditemukan meninggal dunia dalam posisi tubuh masih bermain game.
Chen Jung-yu, pria yang bekerja di Northern Taoyuan Cable TV sebagai teknisi, berdasarkan penyelidikan polisi mulai main game di New Taipei City Internet Cafe sejak jam 10 malam waktu setempat dan diperkirakan meninggal 10 jam kemudian. Chen telah telah membayar di muka untuk bermain selama 23 jam.
Petugas warung internet (warnet) baru menyadari Chen sudah meninggal dunia 13 jam kemudian. pada jam 3 pagi waktu setempat petugas warnet cafe sempat melihat kepala Jung-yu sedikit terkulai dan tangannya membentang di depannya, menyentuh keyboard.
Awalnya penjaga warnet mengira jung-yu tertidur, Ketika billing internet Jung-yu seudah melebihi 23 jam dan petugas pun menghampiri untuk memberi tahu bahwa sudah waktunya berhenti, petugas warnet kemudian terkejut melihat kondisi tubuh Jung-yu.Wajah Jung-yu menghitam dan tubuhnya masih terduduk kaku dengan kondisi tangan masih menyentuh keyboard.
Petugas warnet langsung menghubungi pihak kepolisian. Pengunjung warnet yang lain juga baru menyadari bahwa Jung-yu meninggal setelah polisi datang dan menutup warnet dengan garis polisi. Setelah menjalani pemeriksaan awal di National Taiwan University, luat dugaan penyebab kematian jung-yu karena kegagalan fungsi organ setelah terjaga semalaman penuh. Polisi telah meminta izin kepada ayah Jung-yu untuk melakukan otopsi dan mengidentifikasi tubuh Jung-yu. Penyelidikan lanjutan kemudian menemukan dugaan bahwa Jung-yu meninggal akibat serangan jantung.
Ada banyak sebab kenapa seseorang begitu keranjingan game online, menurut seorang Profesor Wang Chin-shou, sosiolog dari National Tsing Hua University, seseorang yang kecanduan game online bisa membuat seseorang tidak bisa membedakan kehidupan nyata dengan kehidupan virtual. contoh kecilnya pada kasua Jung-yu Bahkan Jung-yu sampai mengabaikan makan dan tidur di dunia nyata demi kehidupan virtualnya (bermain game). Tentu ini bukanlah hal yang bisa di tiru dan sangat tidak baik.
Chen Jung-yu pria berusia 23 tahun asal Taiwan, ditemukan meninggal dunia dalam posisi tubuh masih bermain game.
Chen Jung-yu, pria yang bekerja di Northern Taoyuan Cable TV sebagai teknisi, berdasarkan penyelidikan polisi mulai main game di New Taipei City Internet Cafe sejak jam 10 malam waktu setempat dan diperkirakan meninggal 10 jam kemudian. Chen telah telah membayar di muka untuk bermain selama 23 jam.
Petugas warung internet (warnet) baru menyadari Chen sudah meninggal dunia 13 jam kemudian. pada jam 3 pagi waktu setempat petugas warnet cafe sempat melihat kepala Jung-yu sedikit terkulai dan tangannya membentang di depannya, menyentuh keyboard.
Awalnya penjaga warnet mengira jung-yu tertidur, Ketika billing internet Jung-yu seudah melebihi 23 jam dan petugas pun menghampiri untuk memberi tahu bahwa sudah waktunya berhenti, petugas warnet kemudian terkejut melihat kondisi tubuh Jung-yu.Wajah Jung-yu menghitam dan tubuhnya masih terduduk kaku dengan kondisi tangan masih menyentuh keyboard.
Petugas warnet langsung menghubungi pihak kepolisian. Pengunjung warnet yang lain juga baru menyadari bahwa Jung-yu meninggal setelah polisi datang dan menutup warnet dengan garis polisi. Setelah menjalani pemeriksaan awal di National Taiwan University, luat dugaan penyebab kematian jung-yu karena kegagalan fungsi organ setelah terjaga semalaman penuh. Polisi telah meminta izin kepada ayah Jung-yu untuk melakukan otopsi dan mengidentifikasi tubuh Jung-yu. Penyelidikan lanjutan kemudian menemukan dugaan bahwa Jung-yu meninggal akibat serangan jantung.
Ada banyak sebab kenapa seseorang begitu keranjingan game online, menurut seorang Profesor Wang Chin-shou, sosiolog dari National Tsing Hua University, seseorang yang kecanduan game online bisa membuat seseorang tidak bisa membedakan kehidupan nyata dengan kehidupan virtual. contoh kecilnya pada kasua Jung-yu Bahkan Jung-yu sampai mengabaikan makan dan tidur di dunia nyata demi kehidupan virtualnya (bermain game). Tentu ini bukanlah hal yang bisa di tiru dan sangat tidak baik.
Keasyikan bermain game juga dapat menyebabkan pemain/gamers menjadi tidak peka terhadap lingkungan mereka yang sebenarnya. sebagai contohnya, orang-orang di sekitar Jung-yu tak menyadari ada orang yang meninggal di warnet itu. Dilain pihak Jung-yu bisa meninggal akibat serangan jantung dan kegagalan fungsi organ. Hal ini bisa terjadi akibat ruangan di sekitarnya. Menurut Hsieh Pu-lin, ahli jantung dari Paochien Hospital, duduk di sebuah warnet yang penuh asap rokok dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah akut dan membuat detak jantung tidak teratur. Tempat yang sempit di warnet juga merusak sirkulasi darah dan menyebabkan minor thrombophlebitis. Penggumpalan darah bisa naik ke paru-paru dan menghambat pernafasan. Dalam kasus yang akut, bisa menyebabkan kematian.
Hal seperti ini bukanlah yang pertamakali terjadi masih banyak kasus yang menyebabkan sseseorang bisa meninggal karena game online, dampak buruk lainnya seorang gamers bisa 'abai' dan lupa pada kewajiban kehidupan real lifenya(nyata) karena pikirannya terlalu sering tercurah pada dunia virtualnya(maya) sehingga tak jarang sering kita dengar ada gamers yang pendidikannya terbengkali.
nah sebagai gamers yang bijak diharapkan kita tau waktunya kapan bermain game dan kapan waktunya beristirahat dan menyelesaikan tugas-tugas kita di real life, jangan sampai karena game bisa mengabaikan semuanya,
karena pada hakikatnya game itu hanya sebagai hiburan dan pengisi waktu luang di real life.
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

Tidak ada komentar :
Posting Komentar